5 Cara Pencegahan COVID-19 Pada Anak

Spread the love

5 Cara Pencegahan COVID-19 Pada Anak

Ada banyak langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah anak Anda tertular virus penyebab COVID-19 dan, jika dia menjadi sakit, hindari penyebarannya ke orang lain. CDC dan WHO merekomendasikan Anda dan keluarga Anda:

  1. Jaga tangan Anda tetap bersih. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang mengandung setidaknya 60% alkohol. Tutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau tisu saat Anda batuk atau bersin. Buang tisu bekas dan cuci tangan Anda. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda. Mintalah anak Anda mencuci tangan segera setelah pulang, serta setelah pergi ke kamar mandi dan sebelum makan atau menyiapkan makanan.
  2. Tunjukkan kepada anak cara membuat gelembung sabun kecil dengan menggosokkan kedua tangan mereka dan cara membuat sabun di antara jari-jari dan sampai ke ujung jari mereka, termasuk ibu jari dan punggung tangan mereka. Dorong anak Anda untuk menyanyikan seluruh lagu “Selamat Ulang Tahun” dua kali (sekitar 20 detik) agar mereka menggunakan waktu yang mereka butuhkan untuk membersihkan tangan.
  3. Latih jarak sosial. Hindari kontak dekat (dalam jarak sekitar 6 kaki, atau 2 meter) dengan siapa pun yang sakit atau memiliki gejala. Minimalkan perjalanan ke luar rumah Anda. Ketika Anda pergi keluar, tinggalkan anak-anak Anda di rumah – jika memungkinkan. Karena orang tanpa gejala dapat menyebarkan virus, jangan izinkan anak Anda bermain langsung dengan anak-anak dari rumah tangga lain – bahkan jika mereka semua dalam keadaan sehat. Jika anak Anda bermain di luar, pastikan dia tetap berjarak 6 kaki dari orang-orang di luar rumah Anda. Anda dapat menggambarkan jarak ini untuk anak Anda seperti panjang pintu atau sepeda orang dewasa. Jangan biarkan anak Anda bermain game atau olahraga yang menggunakan peralatan bersama, seperti bola basket, atau yang tidak dapat mengakomodasi jarak fisik. Tunda kunjungan langsung anak Anda dengan orang dewasa yang lebih tua. Dorong anak Anda untuk tetap berhubungan dengan teman dan orang yang dicintai melalui panggilan telepon atau obrolan video. Pertimbangkan untuk mengatur jamuan keluarga virtual, malam permainan, atau tanggal bermain agar anak Anda tetap terlibat.
  4. Bersihkan dan disinfeksi rumah Anda. Berfokuslah untuk membersihkan permukaan setiap hari di area umum yang sering disentuh, seperti meja, gagang pintu, kursi bersandaran keras, sakelar lampu, remote, elektronik, pegangan, meja, toilet, dan wastafel. Selain itu, bersihkan area yang mudah kotor, seperti meja ganti bayi, dan permukaan yang sering disentuh anak Anda, seperti rangka tempat tidur, meja kerajinan, peti mainan, dan mainan. Gunakan sabun dan air untuk membersihkan mainan yang dimasukkan anak Anda ke dalam mulutnya. Pastikan untuk membilas sabun dan mengeringkan mainan. Cuci tempat tidur anak Anda dan mainan mewah yang bisa dicuci, sesuai kebutuhan, di tempat yang paling hangat. Keringkan barang sepenuhnya. Cuci tangan Anda setelah memegang barang-barang anak Anda. Jika Anda merawat bayi dengan COVID-19, cuci tangan Anda setelah mengganti popok atau memegang tempat tidur, mainan, atau botol bayi.
  5. Kenakan masker wajah kain. CDC merekomendasikan penggunaan penutup wajah dari kain di tempat umum, seperti toko bahan makanan, di mana sulit untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain. Ini terutama disarankan di daerah dengan penyebaran komunitas yang sedang berlangsung. Nasihat ini didasarkan pada data yang menunjukkan bahwa orang dengan COVID-19 dapat menularkan virus sebelum mereka menyadari bahwa mereka mengidapnya. Jika anak Anda berusia 2 tahun atau lebih, minta dia memakai masker kain saat berada di komunitas untuk mencegah penyebaran COVID-19 ke orang lain. Jangan letakkan masker wajah pada anak di bawah usia 2 tahun, anak yang memiliki masalah pernapasan, atau anak yang memiliki kondisi yang membuatnya tidak dapat melepaskan masker tanpa bantuan.

Selain itu, ikuti terus kunjungan dan vaksin anak Anda. Hal ini sangat penting terutama untuk bayi dan anak di bawah usia 2 tahun. Banyak penyedia layanan kesehatan di komunitas yang terkena dampak COVID-19 menggunakan strategi untuk memisahkan kunjungan yang baik dari kunjungan yang sakit dengan melihat anak-anak yang sakit di area terpisah dari kantor mereka atau di lokasi yang berbeda. Jika anak Anda akan melakukan kunjungan yang baik, bicarakan dengan dokter anak Anda tentang langkah-langkah keamanan yang diambil. Jangan biarkan rasa takut tertular virus penyebab COVID-19 menghalangi anak Anda mendapatkan vaksinasi untuk mencegah penyakit serius lainnya.

 

BACA  Penanganan Terkini Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *