KLINIK DR WIDODO JUDARWANTO pediatrician

Menentukan Kebutuhan Protein Pada Anak Balita dan Dampak Kekurangannya

Spread the love

Menentukan Kebutuhan Protein Pada Anak Balita dan Dampak Kekurangannya

Protein mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh, proses kekebalan tubuh. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentukhormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumberasam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).

Protein merupakan senyawa organik dalam makanan yang bermanfaat untuk membangun jaringan baru pada tubuh, memperbaki jaringan tubuh yang telah rusak, dan sumber pertahanan tubuh. Protein dapat diperoleh dari sumber hewani seperti daging, hati, ikan, kerang, udang, ayam, telur dan susu, serta dari sumber nabati seperti kedelai, kacang, beras, jagung, dan kelapa.

Manfaat Protein bagi tubuh:

  • Membangun, memelihara, dan memperbaiki jaringan-jaringan
  • Menghasilkan zat yang digunakan oleh tubuh, seperti enzim dan hormon;
  • Mengatur daya tahan tubuh
  • Membantu melawan penyakit yang menyerang orang-orang yang kekurangan gizi, dan
  • Menyediakan stamina dan energi, menjaga orang agar tetap aktif.

Menentukan Kebutuhan Protein Pada Anak Balita

Menentukan kebutuhan nutrisi anak balita :

  1. Menentukan Desirable Body Weight (DBW) atau Berat Badan Ideal
  2. Penentuan berat badan ideal untuk anak balita (1-5 tahn) secara sederhana dapat menggunakan rumus BBI = (usia dalam tahun x 2) + 8
  3. Menentukan Estimasi Kebutuhan Energi dan Zat Gizi Total Per Hari
  4. Kebutuhan energi/kalori pada anak balita dapat dilakukan dengan rumus :
    • Kebutuhan energi = 1000 + (100 x usia dalam tahun)
    • Kebutuhan energi usia 1-3 tahun = 100 kalori/kg BBI
    • Kebutuhan energi usia 4-5 tahun =    90 kalori/kg BBI
  5. Menentukan Kebutuhan protein adalah sebesar 10% dari total kebutuhan energi sehari, dapat dihitung : (10% x Total Energi Harian) : 4 = x gram
  6. Menentukan Kebutuhan Lemak yaitu sebesar 20% dari total energi harian yaitu :  (20% x Total Energi Harian) : 9 = x gram
  7. Kebutuhan Karbohidrat adalah sisa dari total energi harian dikurangi prosentase protein dan lemak Contoh : Balita kita berusia 2 tahun, maka BBI nya adalah: (1 thn x2)+8 =10 kg
  • Kebutuhan kalori : 100 kal/kg BBI, yaitu 100×12 kg = 1000 kal/hari
  • Kebutuhan zat gizi : Protein 10% dari total kalori = (10% x 1000 kal) : 4 = 20 gram
  • Lemak 20% dari total kalori = (20% x 1000 kal) : 9 = 24 gram
  • Karbohidrat, sisa dari total kalori dikurangi prosentase protein dan lemak = (70% x 1000 kal) : 4 = 210 gram
  • Balita usia 1-3 tahun hanya membutuhkan sekitar 13 gram protein setiap hari, sementara balita usia 4-5 tahun membutuhkan protein sebanyak 19 gram setiap hari.
BACA  Kapan Anak Harus Dilakukan Pemeriksaan Kadar zat Besi ?

Jumlah protein yang terkandung dalam makanan, satu butir telur menawarkan sekitar 7 gram protein, satu cangkir susu mengandung sekitar 8 gram protein, setengah cangkir yogurt mengandung sekitar 5 gram protein, dan satu sendok makan selai kacang mengandung protein sekitar 4 gram. Pemberian asupan susu penting bagi pemenuhan protein. Susu merupakan sumber protein yang baik dan banyak disukai oleh anak-anak. Anda dapat menambahkan susu ke dalam sereal sarapannya anak atau menyajikannya langsung. Tetapi yang perlu Jangan terlalu banyak menambahkan gula pada susu untuk mencegah kegemukan dan karies gigi.

Selai kacang adalah sumber protein alami yang sangat baik, tapi pastikan untuk mengoleskannya tipis-tipis di atas roti agar tidak membuatnya tersedak. Perkenalkan juga si kecil dengan beberapa jenis makanan seperti kacang tanah, kacang mete, atau kacang ijo yang dibuat bubur. Tetapi sebelumnya pastikan terlebih dahulu apakah balita Anda memiliki alergi terhadap kacang atau tidak.

Memberikan asupan protein ikan
Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik, ditambah lagi ikan mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk perkembangan otak anak. Pilihlah ikan seperti nila, lele, gurame, salmon dan sebagainya.

Pembagian Makanan Sehari Diet 1000 kalori 30 gram Protein :

  • Nasi                   3P   = 300 gram (2  gelas)
  • Protein hewani    3P   = 100 gram ( 2 potong sedang)
  • Protein nabati    2,5P  = 75 gram tempe/30 gram kacang hijau (1 potong tempe/2 sendok makan kc.hijau)
  • Sayuran             1,5P  = 1250 gram (1  gelas sayuran masak)
  • Buah                    3P  = +/- 250 gram
  • Minyak              2,5P = 12,5 gram (2 sendok teh)

Dampak Kekurangan Protein

Protein sendiri mempunyai banyak sekali fungsi di tubuh kita. Pada dasarnya protein menunjang keberadaan setiap sel tubuh, proses kekebalan tubuh. Setiap orang dewasa harus sedikitnya mengonsumsi 1 g protein per kg berat tubuhnya. Kebutuhan akan protein bertambah pada perempuan yang mengandung dan atlet-atlet.

BACA  ASI DAN BAYI PENDERITA ALERGI

Kekurangan Protein bisa berakibat fatal:

  1. Kerontokan rambut (Rambut terdiri dari 97-100% dari Protein -Keratin)
  2. Yang paling buruk ada yang disebut dengan
  3. Kwasiorkor, penyakit kekurangan protein.
  4. Biasanya pada anak-anak kecil yang menderitanya, dapat dilihat dari yang namanya busung lapar, yang disebabkan oleh filtrasi air di dalam pembuluh darah sehingga menimbulkan odem. Simptom yang lain dapat dikenali adalah:hipotonusgangguan pertumbuhanhati lemak
  5. Kekurangan yang terus menerus menyebabkan marasmus dan berkibat kematian.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)