KLINIK DR WIDODO JUDARWANTO pediatrician

Tips Cara Memerah ASI dan cara Penyimpanannya

Ekspresi tangan atau memerah ASI adalah teknik yang berguna, dan yang lebih praktis dan tidak mahal.  Hal ini adalah cara praktis untuk meredakan payudara yang membengkak. Ibu dapat menggunakannya untuk merangsang produksi ASI jika  perlu meningkatkan suplai, dan untuk menyediakan ASI bagi bayi. Ibu juga dapat menggabungkan ekspresi tangan dengan memompa – baca lebih lanjut tentang memompa

Cara memerah ASI dengan tangan

  • Cuci tangan sebelum memerah ASI
  • Sediakan mangkuk bersih bermulut lebar dan letakkan mangkok di dekat payudara
  • Letakkan ibu jari di atas areola sedangkan jari lain di bawah areola
  • Tekan ke arah dada
  • Tekan dengan sedikit mengurut ke arah puting sampai ASI memancar keluar dan tertampung dalam mangkuk
  • Ubah posisi jari ke jam 3 dan jam 9, dan mulai lagi memerah
  • Jangan sampai terasa sakit
  • Perah satu payudara selama 3-5 menit, kemudian beralih ke payudara lainnya
  • Demikian seterusnya bergantian sampai payudara terasa kosong (20-30 menit)

Selain itu ASI dapat diperah dengan pompa/pemeras manual atau elektrik. Pompa/pemeras elektrik harganya cukup mahal dan biasanya hanya tersedia di rumah sakit atau rumah bersalin. Pompa/pemeras manual biasanya lebih praktis dan lebih terjangkau. Perlu diingat bila dibandingkan dengan harga susu formula dan biaya pengobatan anak sakit, maka pompa/pemeras akan menjadi pilihan utama para ibu bekerja.

Teknik  press, compress, release  – dijelaskan dalam The Womanly Art of Breastfeeding:

  • Pegang payudara Anda dengan jari dan ibu jari melingkari payudara Anda dalam bentuk C, dekat tetapi tidak menyentuh areola Anda.
    Kemudian:
  • TEKAN jari dan ibu jari Anda kembali ke dada.
    Tekan payudara Anda di antara jari dan ibu jari, gerakkan sedikit ke arah puting tanpa mengangkatnya dari payudara Anda.
  • LEPASKAN tanpa menggerakkan tangan Anda dari payudara.
  • ULANGI, gerakkan tangan Anda ke tempat lain di sekitar payudara Anda setelah setiap beberapa tekanan atau setiap kali aliran ASI berhenti, sehingga Anda memampatkan semua saluran ASI Anda. Melepaskan dan mengulang secara ritmis membantu meniru tindakan menyusui bayi.
  • Bagi kebanyakan ibu, ini adalah proses coba-coba – bereksperimen untuk menemukan apa yang paling cocok untuk Anda: ketika Anda mendapatkan semprotan susu dari setidaknya satu pori-pori puting (bukan tetesan atau tetesan air), Anda telah menemukan apa yang cocok untuk Anda .
  • Berikan waktu pada awalnya: keseluruhan proses mungkin memakan waktu 20 atau 30 menit, Anda selalu dapat berhenti dan memulai lagi nanti jika perlu. Sesi singkat yang sering biasanya lebih efektif daripada sesi ekspresi yang jarang dan lebih lama.
  • Ekspresi tangan harus terasa nyaman. Jika tidak, sesuaikan apa yang Anda lakukan sampai terasa oke.
BACA  Dampak ASI Bagi Perkembangan Anak

Wadah Penyimpanan ASI

  • Wadah yang dianjurkan untuk menyimpan ASI adalah yang keras, terbuat dari kaca atau plastik keras sehingga dapat menyimpan ASI untuk jangka waktu yang lama. Kantung plastik khusus sebagai wadah penyimpanan ASI dapat dipergunakan untuk jangka pendek yaitu kurang dari 72 jam. Penggunaan kantung plastik untuk jangka waktu yang lama tidak dianjurkan karena plastik tersebut dapat tumpah, bocor, terkontaminasi dan beberapa komponen ASI dapat menempel pada kantung plastik tersebut sehingga nilai gizi ASI berkurang. Selain itu wadah penyimpanan ASI sebaiknya kedap udara.

Petunjuk Penyimpanan ASI

  • ASI banyak mengandung zat gizi, zat anti bakteri dan anti virus sehingga perlu diperhatikan cara penyimpanan ASI
  • ASI dapat disimpan pada suhu ruangan ≤ 25°– C selama 6-8 jam. Kalau suhu ruangan >25°C tahan 2-4 jam. Wadah ASI harus ditutup dan dibiarkan dingin.
  • ASI dapat disimpan dalam insulated cooler bag dengan ice packs selama 24 jam.
  • ASI dapat disimpan dalam lemari es/kulkas (4°C) sampai5 hari.
  • ASI dapat disimpan dalam freezer dengan tipe : Bagian freezer terletak di dalam lemari es/kulkas (-15°C) selama 2 minggu, Freezer dan lemari es/kulkas mempunyai pintu yang berbeda (-18°C): selama 3-6 bulan, Deep freezer yang jarang dibuka dan temperaturnya tetap ideal (-20°C) selama 6-12 bulan, Namun ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa lemak dalam ASI dapat mengalami degradasi sehingga kualitas ASI menurun.
  • Petunjuk penyimpanan ASI diatas adalah untuk bayi cukup bulan yang sehat, tidak untuk bayi yang dirawat di rumah sakit atau bayi prematur.

Petunjuk menghangatkan ASI

  • ASI yang paling lama disimpan yang pertama diberikan (first in first out). Cara menghangatkan ASI beku adalah dengan menurunkan ke dalam lemari es/ kulkas (suhu 4°C) pada malam sebelum digunakan agar mencair kemudian sebelum digunakan hangatkan dengan menempatkan wadah penyimpanan ASI pada air hangat yang mengalir atau mangkuk yang berisi air hangat. Diusahakan jangan sampai air hangat pada mangkuk menyentuh bibir wadah penyimpanan ASI. Dalam menghangatkan ASI sebaiknya tidak menggunakan microwave oven atau kompor untuk memanaskan ASI karena tindakan tersebut dapat meninggalkan noda serta menghancurkan antibodi yang terkandung di dalam ASI.
  • Sebelum diberikan pada bayi wadah penyimpanan ASI dikocok/digoyang dengan lembut untuk mencampur krim kembali dan panas terdistribusi merata, dan jangan mengaduk ASI.
  • Sisa ASI pada wadah yang tidak dihabiskan saat menyusui tidak boleh dipergunakan ulang dan tidak diajurkan membekukan kembali ASI setelah dicairkan atau dihangatkan.
BACA  Tanda dan Gejala Penyakit Pada Anak

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

× Konsultasi Kesehatan Whatsapp, Klik Di sini