Inilah Cuitan atau Opini Para Pakar Epidemiologi Tentang Covid19

Spread the love

Inilah Cuitan atau Opini Para Pakar Epidemiologi Tentang Covid19

Direktur jenderal WHO baru-baru ini berbicara tentang penyempitan jendela peluang untuk mengendalikan epidemi saat ini. Titik kritis – setelah kemampuan kita untuk mencegah pandemi global berakhir – tampaknya jauh lebih dekat setelah 24 jam terakhir

Prof. Dr. Benhur Lee, MD
Professor of Microbiology
Icahn School of Medicine at Mount Sinai (ISMMS)
Feb. 21, 2020

Jumlah laporan dari berbagai negara dalam 36 jam terakhir menunjukkan apa yang kemungkinan besar penyebaran antar manusia dari manusia ke manusia. SARS-CoV-2 mengukuhkan kekhawatiran bahwa virus tersebut sedang dalam perjalanan untuk menyebabkan pandemi.

Prof. Paul Hunter
Professor of Health Protection
University of East Anglia
Feb. 23, 2020

Semua prediksi penting. Kebanyakan prediksi salah. Dan saya pikir kita harus berhati-hati dengan itu.
[ditanya tentang prediksi bahwa Covid-19 dapat memengaruhi 2/3 populasi dunia]

Dr. Michael Ryan
Executive Director
WHO Health Emergencies Programme
Feb. 17, 2020

 

Saya pikir kemungkinan kita akan melihat pandemi global. Jika pandemi terjadi, 40% hingga 70% orang di seluruh dunia kemungkinan terinfeksi di tahun mendatang. Berapa proporsi asimptomatik, saya tidak bisa memberikan angka yang baik

Prof. Marc Lipsitch
Prof. of Epidemiology, Harvard School of Public Health
Head, Harvard Ctr. Communicable Disease Dynamics
Feb. 14, 2020

Jika wabah ini mungkin berakhir pada bulan April

Prof. Nanshan Zhong
Ahli epidemiologi terkemuka, pertama kali menggambarkan coronavirus SARS
11 Februari 2020

Itu dapat menginfeksi 60% populasi global jika tidak diperiksa

Prof. Gabriel Leung
Pakar epidemi coronavirus
Ketua Kedokteran Kesehatan Masyarakat
Universitas Hong Kong
11 Februari 2020

Ini virus baru. Kami tidak tahu banyak tentang itu, dan oleh karena itu kami semua khawatir untuk memastikan itu tidak berkembang menjadi sesuatu yang lebih buruk

Prof. W. Ian Lipkin
Direktur Epidemiologi
Universitas Columbia
10 Februari 2020

Kami memperkirakan sekitar 50.000 infeksi baru per hari terjadi di Cina. Ini mungkin akan mencapai puncaknya di pusat gempa, Wuhan, dalam waktu sekitar satu bulan; mungkin satu atau dua bulan kemudian di seluruh Cina. Seluruh dunia akan melihat epidemi pada berbagai waktu setelah itu. (BUKA UNTUK VIDEO)

BACA  5 Cara Pencegahan COVID-19 Pada Anak

Prof. Neil Ferguson
Direktur, Institute for Disease and Emergency Analytics
Imperial College, London 6 Februari 2020

Ini jauh lebih mirip penyebaran H1N1 daripada SARS, dan saya semakin khawatir

Peter Piot
(Direktur, London School of Hygiene dan Kedokteran Tropis)
2 Februari 2020

Tampaknya ini akan menjadi virus yang sangat menular. Virus ini mungkin masih mempelajari apa yang dapat dilakukannya, kami belum tahu potensi penuhnya.

Robert Webster
(Pakar penyakit menular dan pakar flu burung di Rumah Sakit Penelitian St. Jude Children)
2 Februari 2020

Semakin kecil kemungkinan virus itu bisa diatasi

Thomas R. Frieden
(Mantan Direktur CDC)
2 Februari 2020

Sangat, sangat menular, dan hampir pasti akan menjadi pandemi. Tetapi apakah itu akan menjadi bencana besar? Saya tidak tahu

Anthony S. Fauci
(Direktur, Instansi Nasional Alergi dan Penyakit Menular)
2 Februari 2020

Sampai [pepencegahan] tidak mungkin, kita harus terus berusaha

Mike Ryan
(Kepala Program Keadaan Darurat WHO)
1 Februari 2020

Semakin banyak kita mempelajarinya, semakin besar kemungkinan penularannya tidak akan dapat dikendalikan dengan tindakan kesehatan masyarakat

Allison McGeer
(Direktur Pengendalian Infeksi, Rumah Sakit Mount Sinai)
26 Januari 2020

 

 

 

Материалы по теме:

Tanda dan Gejala Alergi dan Hipersensitifitas Saluran Cerna Pada Bayi
  https://youtu.be/kVFxy9UaaF4 TAMPILAN KLINIS YANG SERING MENYERTAI GANGGUAN ALERGI DAN HIPERSENSITIFITAS PADA BAYI GANGGUAN SALURAN CERNA :  Sering muntah/gumoh, kembung,“cegukan”, Sering buang angin, sering “ngeden /mulet” Sering REWEL / ...
Pembesaran Kelenjar Dileher, Sering Terjadi Pada Penderita Alergi ?
Orangtua Rafael anak usia 8 tahun sangat cemas dan kawatir ketika anaknya  mengalami pembesaran kelenjar di sekitar leher sudah berlangsung lama, Berbagai dokter sudah ...
PERLUKAH ANTIBIOTIKA UNTUK DEMAM ?
POINT OF INTEREST : DEMAM TINGGI, BATUK, PILEK, INGUS WARNA HIJAU TIDAK HARUS DIBERI ANTIBIOTIKA !
BACA  Enteritis Alergi pada Anak
“PEMBERIAN ANTIBIOTIKA : DIBERI ATAU TIDAK ?” Dr Widodo Judarwanto ...
Status Penderita Covid19 dan Definisi ODP, PDP, Suspek dan Dikonfirmasi
Berbagai Istilah Status Penderita Covid19 dan Definisinya Orang dalam Pemantauan (ODP) ODP berarti semua orang yang masuk ke wilayah Indonesia, baik Warga Negara ...
Bercak Merah Saat Anak Demam Tak Harus Campak
Saat anak demam dan timbul bercak merah di seluruh badan, seringkali dianggap penyakit campak (gabag, karumut). Padahal, campak tidak harus selalu ditandai dengan demam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *